30 December 2010
17 July 2010
Menyikapi Masalah
Jangan biarkan diri anda hancur oleh hal-hal yang tidak berarti.
Janganlah anda menilai suatu problem dengan penilaian yang lebih besar daripada bobot yang sebenarnya.
Hati-hatilah anda jangan sampai membesar-besarkan permasalahan dan menanggapi berbagai peristiwa dengan sifat yang berlebihan.
(Dr.Aidh al-Qarni)
Janganlah anda menilai suatu problem dengan penilaian yang lebih besar daripada bobot yang sebenarnya.
Hati-hatilah anda jangan sampai membesar-besarkan permasalahan dan menanggapi berbagai peristiwa dengan sifat yang berlebihan.
(Dr.Aidh al-Qarni)
28 April 2010
Memaknai Kedewasaan
Menjadi dewasa berarti memiliki statis emosinal, yaitu kemampuan untuk memelihara ketenangan hati, kepasrahan, keberanìan, kepastian, dan keceriaan. Sementara situasi mungkin akan mengarahkan seorang yang tidak dewasa kepada kekhawatiran, ketakutan, kecemasan atau frustasi.
Berikut ini adalah ciri-ciri kedewasaan:
1.Perasaan tanggung jawab dan kebebasan yang baik.
2.Sikap memberi daripada menerima
3.Meningkat dari egoisme dan kompetitif menuju kerjasama dan perasaan untuk urusan kemanusiaan.
4.Mengakui dan menerima batasan-batasan sosial terhadap seks dan membuat seksualitas sebagai salah satu bagian dari kehidupan perkawinan.
5.Memahami bahwa agresivitas permusuhan, kemarahan, kebencian, kekasaran dan suka berkelahi merupakan kelemahan, sedangkan kelembutan hati,kebaikan dan niat baik adalah kekuatan.
6.Mampu membedakan fakta dari angan-angan.
7.Menjadi lentur dan dapat menyesuaikan diri dengan tepat perubahan yang di dikte oleh nasib dan keberuntungan.
Berikut ini adalah ciri-ciri kedewasaan:
1.Perasaan tanggung jawab dan kebebasan yang baik.
2.Sikap memberi daripada menerima
3.Meningkat dari egoisme dan kompetitif menuju kerjasama dan perasaan untuk urusan kemanusiaan.
4.Mengakui dan menerima batasan-batasan sosial terhadap seks dan membuat seksualitas sebagai salah satu bagian dari kehidupan perkawinan.
5.Memahami bahwa agresivitas permusuhan, kemarahan, kebencian, kekasaran dan suka berkelahi merupakan kelemahan, sedangkan kelembutan hati,kebaikan dan niat baik adalah kekuatan.
6.Mampu membedakan fakta dari angan-angan.
7.Menjadi lentur dan dapat menyesuaikan diri dengan tepat perubahan yang di dikte oleh nasib dan keberuntungan.
Subscribe to:
Comments (Atom)

