- Lebih baik ikut gila bersama dunia daripada menjadi bijaksana
sendirian (Baltassar Gracian).
- Bukan polusi yang merusak lingkungan melainkan air dan udara yang
tidak bersih, (Dan Quayle).
- Orang yang paling banyak bicara mengenal kemajuan hanya mengukur
dari jumlahnya, bukan kualitasnya, (George Santayana).
- Jika orang kaya bangga atas kekayaanya, ia tidak harus dipuji sampai
ia tahu bagaimana cara menggunakannya, (Socrates).
- Dalam sebuah negara yang sedang-sedang saja, orang jenius merupakan
bahaya, (Robert G. Ingersol).
- Sejak dilarang tahu secara menyeluruh mengenai segala hal, kita
harus tahu sedikit mengenai sesuatu, (Blaise Pascal).
- Jika surat kabar memuat kriminal yang berbau seksual, dikatakan
cabul, tetapi jika The New York Times yang memuatnya, dikatakan studi
sosiologi, (Adolf S. Ochs).
22 January 2013
24 December 2012
Syukur Dan Nikmat
Firman Allah: ''Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhan kalian memaklumkan:
"Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat)
kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka
sesungguhnya adzab-Ku sangatlah pedih." (QS: Ibrahim :7).
"Syukur itu pengikat kenikmatan dan sebab bertambahnya nikmat,
sebagaimana diucapkan oleh Umar bin Abdul Aziz: "Ikatlah nikmat-nikmat
Allah dengan syukur kepada-Nya."
Ibnu Abid Dunya telah menyebutkan dari Ali bin Abi Thalib bahwasanya
dia berkata kepada seorang lakì-laki dari daerah Hamdzaan:
''Sesungguhnya nikmat itu disambung dengan syukur sedangkan syukur itu
sendiri berkaitan dengan bertambahnya nikmat, dan keduanya
bergandengan pada suatu masa, maka tidak akan terputus tambahan nikmat
dari Allah sampai terputusnya rasa syukur dari seorang hamba.''
"Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat)
kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka
sesungguhnya adzab-Ku sangatlah pedih." (QS: Ibrahim :7).
"Syukur itu pengikat kenikmatan dan sebab bertambahnya nikmat,
sebagaimana diucapkan oleh Umar bin Abdul Aziz: "Ikatlah nikmat-nikmat
Allah dengan syukur kepada-Nya."
Ibnu Abid Dunya telah menyebutkan dari Ali bin Abi Thalib bahwasanya
dia berkata kepada seorang lakì-laki dari daerah Hamdzaan:
''Sesungguhnya nikmat itu disambung dengan syukur sedangkan syukur itu
sendiri berkaitan dengan bertambahnya nikmat, dan keduanya
bergandengan pada suatu masa, maka tidak akan terputus tambahan nikmat
dari Allah sampai terputusnya rasa syukur dari seorang hamba.''
20 November 2012
Hikmah Di Balik Kesulitan
Pada dasarnya manusia itu selalu berkeluh kesah jika mengalami
kesulitan, namun manusia diberi kemampuan untuk berusaha
meminimalisirnya, dan orang-orang yang terlatih dan mau belajarlah
yang berpotensi besar mampu mengalahkan kebiasaan berkeluh kesah itu,
karena mereka tahu berbagai hikmah di balik kesulitan yang tengah
dialami.
Salah satu penulis terkenal Dr. Aidh Abdullah al-Qarni dalam bukunya
yang berjudul 'La Tahzan' atau dalam bahasa Indonesianya 'Jangan
Bersedih' menyatakan: "Jangan anda berkeluh kesah saat tertimpa
kesulitan, karena kesulitan itu justru dapat menguatkan hati anda,
mengingatkan anda akan nikmatnya kemudahan, meningkatkan kewaspadaan
anda, meninggikan kedudukan anda dan menonjolkan kesabaran anda.''
kesulitan, namun manusia diberi kemampuan untuk berusaha
meminimalisirnya, dan orang-orang yang terlatih dan mau belajarlah
yang berpotensi besar mampu mengalahkan kebiasaan berkeluh kesah itu,
karena mereka tahu berbagai hikmah di balik kesulitan yang tengah
dialami.
Salah satu penulis terkenal Dr. Aidh Abdullah al-Qarni dalam bukunya
yang berjudul 'La Tahzan' atau dalam bahasa Indonesianya 'Jangan
Bersedih' menyatakan: "Jangan anda berkeluh kesah saat tertimpa
kesulitan, karena kesulitan itu justru dapat menguatkan hati anda,
mengingatkan anda akan nikmatnya kemudahan, meningkatkan kewaspadaan
anda, meninggikan kedudukan anda dan menonjolkan kesabaran anda.''
Subscribe to:
Posts (Atom)
